Music Chart-ku Sendiri

19thSep. × ’09

Setiap hari Jumat, Hari pasti pergi ke internet. Tujuan utamanya bukan cuma untuk kirim email, tetapi terutama untuk membuka tiga situs musik andalannya: Bilboard Chart, Top of the pop, dan OZ net chart. Hari merasa paling tidak ia harus bisa mengingat 30 besar tangga lagu terpopuler saat ini di situs-situs tersebut. Cara paling mudah untuk mengingat salah satunya adalah dengan menuliskan semuanya di handphone yang dimilikinya.

Sumber informasi lain untuk mengetahui informasi tangga lagu dunia terkini adalah tentu saja lewat radio. Dan menurut pengamatan Hari, di Yogyakarta ini hanya ada dua stasiun radio yang bisa memberikan informasi tangga lagu yang akurat yaitu Swaragama FM dan UTY FM. Radio Geronimo FM ketinggalan 3 minggu, kata Hari.

Sejak duduk di bangku SMP, Hari sudah suka membuat sendiri tangga lagu (music charts). Kebiasaan ini kadang memancing kekesalan ayahnya, karena Hari sering tampak duduk tekun dan serius di depan meja belajar, padahal ia sedang asyik membuat tangga-tangga lagu ciptaannya.

Setelah selesai membuat satu tangga lagu, biasanya Hari akan memberitahukan ke teman-temannya. Atau kalau suatu kali seorang teman mengatakan bahwa ia menyukai lagu A misalnya. Biasanya Hari akan menimpali,”Ah, lagu ini kan sudah lama muncul di buku chart-ku”.

Music chart yang diciptakan oleh Hari, biasanya akan ia bandingkan dengan versi music chart dari Bilboard atau OZ net chart. Lantas biasanya ia juga mencari perbedaan dan persamaan dari keduanya. Tiap akhir tahun, Hari juga membuat versi ‘the best of’ dari penyanyi/kelompok musik yang ia senangi. Hari bahkan merancang suatu acara penghargaan musik versinya sendiri.

Sampai saat ini Hari sudah menulis 6 buku penuh music charts nya sendiri, dan juga 5 buku kumpulan lirik lagu yang ia koleksi dari berbagai sumber.

Untuk mendukung hobinya ini, setiap bulan Hari selalu mengusahakan untuk menyisihkan 25-50 ribu rupiah untuk membeli kaset atau CD. Juga menyisihkan biaya untuk ke warnet sebesar 6000 rupiah per minggu. Supaya terpuaskan hasrat mengkonsumsi musik, Hari selalu ingin menjadi seorang penyiar radio. Dengan menjadi penyiar radio, maka kesempatan untuk mendengarkan musik lebih besar.

Nuraini Juliastuti

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>